Welcome to Borneo Island

image

Selamat datang di Pulau Kalimantan untuk pertama kalinya. Yup, setelah 5 tahun kerja di instansi ini baru kali ini gw dinas ke kalimantan, sedangkan angkatan di bawah gw entah udah berapa kali ke kalimantan..yasudahlah! ^^

Destinasi perdana pulau kalimantan adalah ke Provinsi Kalimantan Tengah tepatnya di kota Palangka Raya, tapi mampir juga ke Kabupaten Pulang Pisau. Dan perdana dinas naik pesawat di tahun 2015 ini juga…hahaha. Saat pesawat hendak mendarat di Palangka Raya, terlihat jelas hamparan hutan yang luaaaaasss pake banget di bawah kita dan sungainya yang besar! Yap, inilah khasnya kalimantan “Hutan, Sungai besar, Orangutan, & Dayak”. Tapi asa yang ganjil dari pemandangan hamparan hutam yg terlihat dari atas yakni “kok tinggi pohonnya hampir sama semua?”, bukankah kalimantan terkenal hutan hujan tropis yg tanamannya banyak variasi dan besar2?.

Saat mendarat di bandara kota Palangka Raya, kita dijemput dinas di setempat. Dan dapalah sepenggal cerita tentang Kalimantan dari orang daerah tsb. Bahwa Kalteng secara zona sudah masuk WITA dilihat dari perekonomiannya tapi masyarakat masih menggunakan WIB untuk sehari-hari. Nah bingung kan? Jam di android otomatis berubah ke WITA. Lalu tentang hutan yang gw lihat daribatas pesawat adalah “hutan buatan” artinya itu udah hutan yang ditebang dan ditanam lagi dengan jenis pohon yang sama. Walaah..gagal lihat hutan hujan tropis kaya di film2 dokumenter donk..haha.

Di kota Palangka Raya, kita mengibap di Swissbell hotel. Hotelnya bagus namun jauh dari mana2, terpaksa makan malam pesan kfc^^’. Keesokan hari kita berkunjung ke Pulang Pisau, perjalanab 2 jam dari kota Palangka Raya. Pemandangan sepanjang perjalanan adalah Hutan!! Dan melewati sungai besar. Gw juga melihat  ciri khas Kalimantan lainnya yaitu rumah2 di atas sungai, sampan2 kecil yang lalu lalang di “parit2” sungai dengan pohon2 di sekitarnya. Dapat informasi juga bahwa kejadian kebakaran hutan di sini sulit dipadamkan karena tanahnya gambut. Begitu api di atas tanah disemprot air dan mati, tidak berapa lama kemudian api muncul lagi karena tanah gambut menyimpan api dan menahan air masuk ke dalam tanah.

Tak henti2nya gw melihat pemandangan sekitar selama perjalanan PalangkaRaya-Pulang Pisau PP, melihat buah rambutan yang merahnya aduhai, buah yang mirip diren tapi isinya warna oren, dan berburu rotan pesanan si bos…haha. Kalau soal makanan khas, selama di sana gw nggak coba atau nggak tahu masakan di sana, kita cuma makan ikan ayam biasa saja😀

image

image

image

image

image

image

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s