Ada yang datang, Ada yang pergi

Dulu jaman masih sekolah dan seger2nya, kita punya teman sekolah yang akrab. Dan kita bisa prediksi berapa lama kebersamaan di sekolah. Misalnya kalau jaman SD 6 tahun, SMP & SMA 3 tahun, kuliah 4-5 tahun. Jadi kita bisa “mempersiapkan” masa2 perpisahan yang ditandai kelulusan dengan waktu have fun bersama. Dunia sekolah bahwa teman adalah teman, ada yang jadi sahabat dan pasangan juga.

Namun saat memasuki dunia kerja, gw tidak bisa prediksi kapan kebersamaan dengan teman2 kantor yang “ini” berlangsung. Tetiba teman atau gw pindah bagian dsb. Singkat cerita gw saat baru masuk kantor, karena kedeputian kami yang memisah dari kantor pusat alhasil angkatan kami yang berjumlah 12 orang akrab. Sebagian besar dari kami belum menikah, hampir seumuran kelahiran 80-an *dan gw termasuk 2 termuda..bangga* & tidak sedikit yang baru mulai bekerja seperti gw, lulus kuliah langsung kerja di kantor ini.

Kami ber-12, satu orang adalah orang lama yang baru diangkat bareng kami, memulai pertemanan yang menyenangkan, berjuang bersama, lembur bareng dll, suka duka barengan kita. Dan kami semua benar2 berteman tanpa ada embel2 jilat sana sini. Di luar waktu kerja pun kita sering jalan2 ke mall untuk makan, nonton bioskop, karaoke dll. Sampai satu per satu kami menikah, dan gw dapet suami di dalam angkatan ini juga, sebut saja cinlok..haha  😄

Setelah formasi yang menikah lebih banyak dari yang belum menikah, kebersamaan kami mulai berkurang. Hadirnya teman2 angkatan baru, mulai konsentrasi per direktorat menjadi penyebab kebersamaan kami berkurang dan kemudian hampir hilang. Hingga ada diantara kami yang pindah kerja ke luar kota ikut suami. Lalu ada juga teman baru satu bagian dengan gw yang mau resign.

Dua orang itu dekat dengan gw. Satu orang adalah teman angkatan seperjuangan, kami seumuran, menikahnya juga beda 6 bulan saja. Kami kompak dalam pertemanan dan pekerjaan, kami juga melahirkan beda 4 bulan saja. Sampai akhirnya teman gw ini memutuskan pindah ke luar kota ikut suami. Sekarang dia sedang proses pindah & sudah menetap di lampung tapi masih berurusan dengan kantor pusat.

Satu lagi temanku satu bidang, dia angkatan setahun di bawah kami. Menikah lebih dulu sebelum gw dan punya bayi hanya beda 3 bulan. Sejak punya bayi, ia memutuskan  resign karena tidak ada yang jaga bayinya saat bekerja. Padahal gw kerja dengan dia udah cocok, kami berdua sama2 tidak serakah berhubung dengan pekerjaan kami yang peluang negatifnya banyak. Kami kompak dalam menghalau atasan kami untuk semena2 terhadap uang negara. Gw merasa nyaman kalau curhat tentang kantor dengan dia, kami berdua sama2 berusaha jujur dan lurus. Yaaa..meskipun ada liku2 sedikit..hehe 😅

Gw pasti akan merindukan teman2 yang pindah & keluar. Mereka harus memutuskan keputusan yang besar dalam hidup. Dan gw juga akan merindukan kebersamaan pertemanan kami di masa awal karena (jujur) sekarang ini kami ber-12 tidak lagi murni hubungan pertemanan bisa jadi diantara kami ada yang saling menjatuhkan atau memakan hak yang lain. Sungguh hubungan pertemanan di kantor tidak bisa ditebak endingnya. Intinya tetap jaga silaturahim satu sama lain dan semoga tetap di jalan yang lurus. Aamiiin.

Will miss you my dear friends. Will miss our sweet togetherness in the past😐

Putri's farewell :')

 

Shinta's farewell

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s