Adzkiya Trip to Padang-Bukittinggi | 16-23 Maret 2014

Adzkiya Trip to Padang-Bukittinggi | 16-23 Maret 2014

Yuhuuu…perjalanan perdana Kiya ke luar kota yang jauh dan penerbangan pertama Kiya, tepat di usianya 10 bulan 2 hari. Oke, ini bukan murni liburan ya melainkan perjalanan dinas gw ke Padang selama 8 hari tanggal 16-23 Maret 2014, berhubung papa Kiya juga dinas di Padang (barengan kita, tapi beda kegiatan dan beda hotel pula) jadi dibawa deh si kecil Kiya bersama nenek dan ayi juga yang sekalian pulang kampung ke tanah minang. hehe. Awalnya jadwal telah diatur sedemikian rupa supaya kita berangkat barengan semua, tetapi jadwal kegiatan gw maju dan otomatis keberangkatan dimajukan sehari bersama Kiya juga yang namanya ikut nama gw. Sedangkan tiket mama dan papa udah gw beli di tanggal 17 Maret 2014 dan nggak bisa ganti tanggal karena full tanggal 16 Maret itu, jadi singkat cerita gw berangkat berduaan Kiya aja. So pasti deg-degan gw karena ini perjalanan pertama gw bersama Kiya naik pesawat pula, bismillah.

Gw berangkat harusnya tanggal 16 Maret 2014 jam 8.20 pagi, tapi karena sedang masalah kabut asap jadi di delay jam 16.20 sore, dengan pemberitahuan malam sebelumnya. Gw berangkat dari rumah jam setengah 2 siang, janjian sama terman kantor yang juga membawa bayinya umur 7 bulan (dan neneknya juga berangkat besok bareng orang tua gw). Saat kita check-in , mba penjaga loket mengabarkan kalau kita berdua di upgrade ke business class!! Wow!! Pesawat airbus pula…alhamdulillah, rejeki Kiya ini. Berkali-kali naik pesawat baru kali ini masuk kelas bisnis😀. Masuk ke dalam pesawat besar, ternyata bangku business class pesawat airbus jauh lebih lega dan fasilitas lengkap dari pesawat biasa, hoho. Yang lebih lucu, di depan kita duduklah pak sestama kami yang memang beli tiketnya di kelas bisnis, sedangkan kita staf yang beli tiket harga ekonomi dan duduk di kelas bisnia..hahaha (iya, memang norak sayah.. :P).

Bagaimana perjalanan Kiya di dalam pesawat, alhamdulillah baik dan lancar, Kiya tidak merasa di atas udara, dikira naik mobil biasa aja kali ya. Kiya di dalam pesawat mimi, bobo, main-main berantakin majalah, dan negor orang yang duduk di sebelah😀.

Sesampainya di Padang sudah malam hari, kami dijemput teman yang sudah duluan di Padang. Bagasi kami minta tolong porter saja karena kami sudah repot bawa bayi masing-masing dan isi pesawat banyak para dokter yang mau mengadakan acara IDI di Padang. Sampai di hotel, gw manruh koper dan tas-tas, Kiya makannya nggak lahap padahal sudah dibuat bubur enak (menurut emaknya) dari rumah, jadinya Kiya gw kasih pasta yang disajikan di pesawat aja sama biskuit dia. Sampai di kamar hotel, tinggal gw berdua Kiya beserta koper kecil kami (koper besar menyusul besok dibawakan papa Kiya), jujur sekali gw merasa sangat bingung, dalam hati “apa yang harus gw lakukan sekarang?”, gw mulai dengan bongkar koper dulu, trus telepon nenek di rumah kalau kita sudah sampai di hotel. Lalu gw berniat mau mandi sekaligus sholat Isya dan Maghrib yang dijamak. Kiya gw taro di bawah (bukan tempat tidur), pintu kamar mandi dibuka, sesekali nengok keluar lihat Kiya lagi apa sambil panggil namanya, yang pasti mandi secepat kilat. Setelah itu gw sholat dengan Kiya mondar mandir dan pegangan kaki gw, sholat gak konsentrasi tapi semoga amal ibadah sholat gw diterima Allah, aamiiin. Kemudian kita pergi makan malam ke luar dan setelah makan Kiya mulai rewel karena ngantuk, gw kasih mimi dan tertidurlah dia di mobil perjalanan ke hotel. Setiba di kamar, Kiya gw taro tempat tidur dan (lagi-lagi) bingung mesti ngapain karena Kiya belum ganti baju, di lap, ganti popok dan sekarang anaknya udah bobo pules. Nyesel dalam hati kenapa tadi nggak ngurus Kiya dulu baru diri sendiri, hiks.. Akhirnya dalam keadaan Kiya bobo, gw pelan-pelan ganti bajunya, lap pake tisu basah, ganti diaper dan ganti baju, Alhamdulillah Kiya tetap bobo pulas. Ya ampun Kiya capek banget yaaa…😦.

Tanggal 17 Maret 2014 nenek dan ayi datang dan hari-hari Kiya selama di Padang, main-main bersama nenek-ayi jalan-jalan keliling hotel, GOR Agus Salim tempat pameran kebencanaan (kegiatan papa Kiya di sini), saudara-saudara yang di Padang datang berkunjung, Kiya main-main sama teman kantor papa-mama, alhamdulillah dia senang🙂. Satu hal yang sedih, Kiya makannya susah selama di Padang..hiiikkss..padahal gw udah bela-belain bawa takahi dan bahan makanan dari rumah, tapi yang Kiya suka malah roti dan serabi yang dibeli nenek. Yasudahlah, yang penting perutnya keisi.

Hari Sabtu, 22 Maret 2014 dimana pekerjaan gw udah selesai. Kami pun bersama rekan kantor jalan ke Bukittinggi. Yeaaay…kita datang ke kampung nenek dan uyutnya Kiya, tapi nggak sempat mampir ke sana karena tiba di Bukittinggi sudah jam setengah 5 sore. Kunjungan pertama kami di Bukittinggi adalah Panorama Ngarai Sianok, di sana foto-foto dan belanja. Lalu ke Jam Gadang Bukittinggi, di sana juga foto-foto dan jajan makanan khas di sana. Perjalanan pulang balik ke Padang kami mampir beli oleh-oleh di Bumi Aufa dan makan malam di Aie Badarun. Alhamdulillah..kami tiba di hotel di Padang jam setengah 10 malam. Kiya udah bobo di perjalanan tapi dia rewel, mungkin karena makannya dikit banget dan perjalanan jauh jadi capek. Di kamar hotel, Kiya ganti baju dan diaper, gw balur minyak kayu putih sambil dipijat pelan-pelan, trus kasih mimi dan bobo nyenyak lagi.

Tanggal 23 Maret 2014, kita kembali ke Jakartaaaa…alhamdulillah Kiya udah sampai di Padang dan Bukittinggi sebelum usianya setahun🙂. Rencanakan next trip (semoga benar-benar liburan, bukan dinas), hehe…

image

image

image

Teh talua lamun ombak padang

image

image

image

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s