Kiya sakit

image

Umur 8 bulan Kiya diawali dengan sakit demam. Awalnya Kiya demam di siang hari 37,5 dercel, tetap lincah dan nggak rewel. Usut punya usut ternyata Kiya tumbuh gigi. Pas usia 8 bulan, tanggal 14 Januari 2014, sore harinya Kiya pergi sama kita-kita untuk lihat calon rumah, pulang ke rumah udah malam hari. Nah, pas mau bobo, Kiya mulai batuk2 dan demam lagi, akhirnya Kiya pun bobo. Malamnya Kiya bangun sambil nangis2 dan pas gw pegang badannya, panas banget. Diukur pake termometer dan hasilnya 39,2 dercel, astaghfirulloh.

Sepanjang malam pun dia kadang terbangun kalau batuk, trus pup juga. Batuknya berdahak dan buat Kiya nggak nyaman, panasnya juga tinggi, Kiya mau bobo sambil gw dekap. Pagi harinya gw coba skin to skin dan dia pun bobo nyenyak dan panasnya turun. Siang hari tanggal 15 Januari 2014, Kiya bisa bermain-mainn kembali meskipun masih agak lemas dan batuk. Malam hari pun datang dan lagi2 suhu tubuh Kiya naik 39,1 dercel. Batuk pun makin menjadi dan bahkan dia muntah, ya Allah kasihan lihatnya kepanasan. Anak bayi kalau sakit nggak bisa ngomong cuma nangis aja, padahal dia super nggak nyaman. Dan baru bobo nyenyak pun kalo gw dekap dan gendong. Jam 3 pagi, Kiya bangun dan pup. Bajunya gw ganti karena keringetan. Pas lagi buka baju, seakan2 panas tubuhnya menguap dan kemudian panasnya yg stabil 39 dercel dari jam 9 malam hingga 3 pagi, hilang begitu saja. Alhamdulillah. Si bayi ini merasakan kondisi tubuhnya agak lebih nyaman jadi main2 lagi, tentu tetep gw gendong aja biar nggak banyak gerak. Jam 4 krang udah bobo lagi dan ny3nyak sampai pagi. Batuk2nya yg sangat mengganggu sekarang.

Pagi hari jam 10 tanggal 16 Januari 2014, Kiya kita bawa ke dokter anak. Sempat ragu2 mau ke RSB Duren Tiga atau RS Siaga, dua2nya dsa praktek jam 10 sampai 12 siang. Akhirnya memutuskan ke RSB Duren Tiga karena kartu pasien di RS Siaga nggak ketemu. Di RSB DT, kita ke dokter anak Dyah I., dia adalah dsa saat Kiya baru lahir dulu. Pas masuk ruangannya, yang memulai pembicaraan malah gw dan gw infokan kalo Kiya demam 2 malam, tapi budok nggak tanya panasnya berapa derajat, trus budok periksa mulut, telinga, dan stetoskop badan Kiya. Kiya nangis terus. Setelah itu budok nulis2 resep dan nggak ngomong apa2 lagi kalau bukan g2 yang nanya2. Setelah dr dokter, Kiya di uap di IGD untuk mencairkan lendir di dalam saluran pernapasannya. Daaan sepanjang proses uap Kiya nangis dan berontak, ya Allah sediih banget lihatnya, ada kali setengah jam dia nangis non stop. Sesampainya di rumah Kiya harus minum 4 jenis obat dari dr. Dyah daaan minumin 1 jenia obat aja penuh drama karena dia nggak mau.

image

Jadi untuk hari ini Kiya udah minum obat 2 kali dan pada malam hari kita berharap Kiya udah nggak demam lagi karena udah minum obat dan daya tahan tubuhnya juga udah kuat. Tapi eng ing eeeng…Kiya demam lagi! Ya Allah, cobaan sakit Kiya belum selesai. Karena lendir batuk yg sudah mengencer, Kiya jadi sering batuik dan ingusan. Semakin sering nangis Kiya malam harinya, kasiaaan dan nggak tega banget lihat anak sakit. Ya Allah…

Nah, pagi ini tanggal 17 Januari 2014 kita telepon ke RSB DT donk nanya obat panasnya yang mana diantara 4 obat itu. Jawaban dr apotekernya kalo nggak ada obat panas, bah bagaimana pula. Pagi ini pun papanya Kiya beli Tempra drops dan langsung diminumin ke Kiya, alhamdulillah demamnya turun, semoga demamnya udah hilang terus tinggal sembuhin batuk berlendirnya. Cepat sehat ya Nak…

So, gimana rasanya anak sakit? Sedih, kasihan, nggak tega, dan lelah fisik dan pikiran. Si anak nangis2 terus mengeluh nggak nyaman, makan nggak mau, minum nggak mau, minum obat apalagi, dibersihin ingusnya pakai tisu jg nggak mau, nenen masih mau banget tapi kalau hidungnya lagi tersumbat dia jadi susah nenennya. Satu pintaku ya Allah, segera sembuhkan Adzkiya, aamiiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s