Di kala produk ASI menurun

Dua minggu setelah gw mulai kerja kantor, Kiya sudah lancar minum asip pakai botol dot. Alhamdulillah setiap asip yang gw sediakan di rumah, habis diminum Kiya. Lalu untuk mengakali tangisannya kalau sedang mengantuk dan mau bobo, mengikuti saran orang tua, gw membeli empeng (pacifier) merk dr.Brown’s yang bentuknya gepeng kaya bentuk puting sedang dihisap bayi dan Kiya pun suka dengan empengnya itu. Kenapa dikasih empeng sebelum bobo, karena saat kita timang-timang mau boboin Kiya, dia pasti harus jilat atau ngemut sesuatu, biasanya tangan yang menggendongnya. Nah, karena itu akan memakan waktu lama plus tangisan kejernya, akhirnya kita kasih empeng, langsung anteng dan cepat terlelapnya.

Masalah kemudian datang, gw merasa saat di rumah kok Kiya mulai sedikit mau mimi langsung ke mamanya dan baru gw sadari juga cara menghisap Kiya saat mimi berbeda, Kiya menghisap seakan-akan sedang pakai dot. Alhasil, ASI gw sedikit yang terangsang untuk keluar, gw di kantor juga agak stres, dan lelah saat pulang kerja penuh-penuhan dan berdiri di kereta begitu sampai di rumah langsung diserahkan Kiya dari neneknya ke gw, non-stop aktivitas gw sehingga lelah. Hasil dari gabungan itu adalah produk ASI gw menurun!! Huwaaa…biasanya sekali perah bisa 150-200 ml, ini maksimal cuma 100 ml itu pun udah setengah jam lebih pumping-nya. Ya Allah, semakin stres deh gw. Gimana kalau ASI-nya semakin berkurang dan berkurang, mau minum apa Kiya nanti (tekad mau ASI eksklusif dan terus ASI sampai Kiya 2 tahun, aamiiin).

Sudah 3 hari berturut-turut produksi ASI berkurang, gw mulai melakukan hal-hal berikut:

1. Men-sugestikan diri dengan pikiran “ASI-ku banyak…ASI-ku banyak..”. Mendapatkan kata-kata dari TheUrbanMama yang ditulis oleh salah satu Mama yakni “Breastfeeding is a mindset game”. No Stress!

2. Mulai makan sayuran hijau, bubur kacang hijau, suplemen ASI (gw beli asifit), makan yang banyak dan minum air putih lebih banyak lagi

3. Frekuensi memompa ditambah dari 2 kali selama di kantor (tiap 3 jam sekali) menjadi 3 kali (tiap 2 jam sekali), berapa pun hasilnya wajib disyukuri

4. Menyenangkan diri sendiri dengan membuat segalanya menjadi lebih mudah, misal lagi lelah saat mau pulang kerja, gw naik taxi (biar deh mahal..hehe), jalan-jalan di mall sebentar (mumpung boss lagi pada dinas nih)

5. Weekend adalah waktunya mimi ASI langsung dari “pabriknya” jadi gw sama sekali tidak memberikan botol dot ke Kiya saat weekend

Daaan…setelah mencoba seminggu lebih seperti hal-hal di atas, alhamdulillah produksi ASI gw normal kembali :)). Sekarang tiada lagi kekhawatiran akan produk ASI yang menurun, intinya adalah pikiran😀. Happy enjoy breastfeeding Mamas….

One thought on “Di kala produk ASI menurun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s