Dilema baju akad

Kami sama sekali belum menemukan baju akad. Jujur, aku kepinginnya beli jadi aja karena menurutku lebih murah daripada bikin bahkan sewa. Tapiiii…udah keliling2 kemana pun nggak ketemu juga dengan baju akad yang cocok, nggak cocok modelnya maupun nggak cocok harganya (bilangan 2,5 juta paling murah utk baju akad yg bikin..hiks). Waktu semakin dekat, jika aku mau bikin harus memutuskan sekarang karena waktu bikin kebaya setidaknya sebulan.

Suatu hari, kami sekeluarga bermain ke Blok-M Square dan mencari di lantai basement. Kami menemukan toko yg menjual kebaya2 akad, kami pun masuk dan memilih2. Harganya kisaran 300-450 ribu (tergantung pendek-panjangnya) dengan full payet. Aku pun coba2 yang panjang dan cocok, tapi stok warna putihnya lagi habis (adanya krem). Kata ibu penjualnya bisa dibawain minggu depan. Karena udah pusing mencari2 baju akad, aku pun setuju dan bayar DP 100 ribu sbg tanda jadi. Sip. Kemudian kami jalan2 lagi dan ternyata di lantai basement Blok-M Square ini banyak tempat jahit baju kebaya, gaun, dll. Wow, bagus2 semuaaaa… Aku bertanya2 ke salah satu penjahit (Ibu Yuli) yang hasil kebaya jahitannya bagus banget. Ibu Yuli menawarkan jahitan dengan harga 200 ribu dengan full payet 800 ribu. Tapi untuk kain dan model si konsumen bawa sendiri. Aku jadi tertarik…hehe.
Keesokan harinya kami pergi ke Tanah Abang blok-A lagi, kali ini si calon ikut karena mau cari baju akad buat dia. Keliling2 di lantai basement 2 dan alhamdulillah mudah menemukan toko2 yang menjual baju akad. Semua baju2 yang dipajang kok bagus yaa..(bimbang lagi nih). Mendarat di salah satu toko untuk mencoba beskap putih calonku, alhamdulilah pas🙂. Trus aku melirik kebaya panjang warna broken white yang diapajang, bagus (persis kebaya yang pernah kulihat di blok-m), pas kutanya harganya, ditawar 450 ribu. Lebih murah dari yg ditawar di blok-m (850 ribu). Aku ragu…dan akhirnya yak mau coba deh kebayanya, ternyata kebaya yg kutaksir itu model kerahnya terlalu turun (bukan shanghai), cari2 kebaya yang lain…yup ada model kerah shanghai. Dicoba, pas, bungkus…hehe. Ambil kebaya dan satu stel beskap (beskap, celana, peci, 2 pasang selop) semuanya 750 ribu. Rugi 100 ribu yang di blok-m deh… Mungkin baju kami tidak sebagus baju bikin yang menghabiskan uang jutaan rupiah, tapi menurut kami ini sudah cukup, berwarna putih dan full payet juga kok. Mudah2an inti dari acaranya nanti tetap terlaksana dengan khidmat & lancar..aamiiin🙂.
Di lain hari, aku dan mama mencari kain bawahan akad. Alhamdulillah dapet kain bawahan di Thamrin City, batik bermotif klasik dengan warna coklat-emas. Kemudian mencari baju daleman kebaya warna kuning-keemasan dan putih. Aku masih belum tahu mau menggunakan daleman warna apa. Cari2 lagi (masih di thamrin city) dan dapet jilbab glitter emas serta jilbab putih polos. Daleman jilbab dan veil belum dapet, niatnya mau cari di Tanah Abang aja nanti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s