Bermain ke sanggar rias & pelaminan

Setelah membayar DP ke Tunas, kami mengunjungi Gadih Ranti untuk menetukan warna baju resepsi kami. Sebab hal ini berkaitan dengan seragam keluarga yang akan kami beli nanti🙂. Dengan formasi yang sama; orang tua, abang, calon suami, dan aku, kami berangkat ke Gadih Ranti tanggal 14 Januari 2012 yang terletak di Jl. Kramat Jaya Baru, Jakarta Pusat.

Alhamdulillah, tempatnya gampang dicari. Tema pelaminan dan baju aku Emas-Ungu, semoga ada yg tersedia. Aamiiin…. Sesampainya di sana, kami masuk ke dalam semacam ruang tamu yang penuh dengan foto2 berbingkai para pengantin, deretan baju2 pengantin dan kumpulan album2 foto di meja-nya. Kamiu melihat-lihat album foto sembari menunggu orangnya yg kebetulan sedang keluar sebentar. Ada contoh pelaminan bagonjong di Depsos yang warnanya maroon-gold, nah aku pengennya warna maroon tersebut dihganti ungu.
Setelah mba-nya datang namanya Mba Ning, kami langsung minta contoh warna pakaian pengantin nuansa emas-ungu, dan mba-nya cari dan eng ing eng…ada!! Alhamdulillah..sesuai harapan, warna ungunya agak gelap, banyak warna emasnya juga plus dari bahan beludru (sesuai keinginanku). Dan kata mba-nya pakaian ini baru dipakai sekali atas permintaan pebulu tangkis Markis Kido beserta istrinya. Hihihi…asiiik, “bekas” dipake atlet terkenal. Tapi aku dan calon belum tentu jadi pemakai yang kedua karena acara kami masih 5 bulan lagi, kemungkinan ada pasangan lain yang menggunakan duluan. ya sudahlah nggak apa2.
Baju pengantin wanita
Baju beskap bapak dan pengantin wanita
Kami pun langsung mencoba bajunya, alhamdulillah yang aku pas tapi yang dipakai calon suami kebesaran. Ya gimana lagi, tuh baju dipakai atlet yang badannya oke, sedangkan calonku? yaa..stdandar2 aja dia..hehehe😀. Terus mba Ning bilang bisa aja sih dibuat yang ukuran lebih kecil tapi kita kena biaya sewa perdananya lagi yang lumayan mahal (minimal 1 juta), aih..gimana ini. Terus kita nego2 supaya jangan kena tambahan tapi tetap nggak bisa. Tapi jika bahan yang sama nggak ditemukan makan baju yang ada itu akan diperkecil ukurannya dan nggak kena biaya tambahan. Dan kami pun berharap semoga nggak ketemu bahannya…hehehe🙂.
Selesai dengan baju pengantin beserta selopnya yang senada dengan bajunya, kita memilih beskap buat bapak kandung, dan dikeluarkanlah beskap ungu tua yang baguuusss…langsung deh menentukan ukuran buat papa dan bapak mertua. Terus beska2 yg untuk saudara kandung warna hitam saja. Lalu, aku tanya ada penyewaan pakaian akad nikahnya nggak? kata mba Ning, untuk pria ada beberapa stel sedangkan untuk wanita cuma sedikit macamnya, yang warna putih cuma ada satu atau dua gitu, karena biasanya baju akad wanita bikin sendiri. Waduh, bagaimana donk. Dan harga yg ditawarkan juga lumayan, untuk satu stel pria berupa beskap putih, celana, kain, dan peci harga sewanya 750 ribu, sedangkan untuk kebaya dan kain wanita (tdk termasuk kerudung bagi yang berjilbab) harganya 1 juta, itu pun model kebaya putih di sana pilihannya dikit banget. Ya sudah, kita pertimbangkan lagi deh. Rencananya kebaya untuk aku beli aja dan kalau ada juga beskap untuk pria juga beli (tapi kalo lebih mahal nyewa aja deh, hehehe…)
Yap, cukup dulu main2 di sanggar Gadih Ranti-nya..Semoga cocok terus baik pakaian, rias, pelaminan dan harganya…hahaha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s